Classroom Action Research

30 November 2011, SMAN GAUL Kayuagung mengadakan pelatihan CAR for Teacher.
Wah keren judulnya. (hehehe). Tapi apa yang dimaksud Classroom Action Research (CAR), dalam Indonesia nya adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Hmmm… sebelum masuk ke dalam referensi pustaka, menurut akoe CAR/PTK adalah suatu penelitian oleh seorang guru terhadap siswa dalam proses pembelajaran di kelas dan mempunyai siklus (tahapan) masalah dan penyelesaian dalam setiap pembelajaran, dimana topik penelitian penelitian bisa saja dari 7 masalah umum dibawah ini atau bisa lebih tergantung pada kondisi guru tersebut menemukan masalah yang ada :

  1. Masalah belajar peserta didik di sekolah
  2. Pengelolaan kelas
  3. Desain dan strategi pembelajaran di kelas
  4. Penanaman dan pengembangan sikap dan nilai
  5. Pemanfaatan alat bantu, media, dan sumber belajar
  6. Penilaian proses dan hasil belajar
  7. Tingkah laku siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar.

Nah dibawah ini adalah pengertian PTK yang sesuai dengan kajian pustaka yang ada, diambil dari sumber.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan ragam penelitian pembelajaran yang berkonteks kelas yang dilaksanakan oleh guru untuk memecahkan masalah-masalah pembelajaran yang dihadapi oleh guru, memperbaiki mutu dan hasil pembelajaran dan mencobakan hal-hal baru pembelajaran demi peningkatan mutu dan hasil pembelajaran.
Berdasarkan jumlah dan sifat perilaku para anggotanya, PTK dapat berbentuk individual dan kaloboratif, yang dapat disebut PTK individual dan PTK kaloboratif. Dalam PTK individual seorang guru melaksanakan PTK di kelasnya sendiri atau kelas orang lain, sedang dalam PTK kaloboratif beberapa orang guru secara sinergis melaksanakan PTK di kelas masing-masing dan diantara anggota melakukan kunjungan antar kelas.

Dalam penelitian ini mencari masalah dan akan dicari solusi untuk kebaikan pembelajaran, baik untuk guru umumnya dan khususnya untuk siswa. Memang jika terdapat 25 siswa dalam kelas maka akan terdapat 25 pemikiran dan sikap siswa yang berbeda-beda dalam pembelajaran, dan kemungkinan akan mendapatkan 25 masalah yang ada atau bahkan lebih pada kelas subjek tersebut. Maka dari itu jika lebih dari 25 masalah itu (kemungkinan) yang ada dicarilah masalah yang sangat penting dan pokok dimana, dari masalah yang dipilih tersebut harus mempunyai tujuan penting untuk pembelajaran, contohnya mendapatkan hasil belajar siswa dari solusi yang telah dikemukakan di setiap siklusnya pada masalah yang ada.

Untuk melakukan PTK yang baik, sebaiknya dilakukan minimal 3 (tiga) kali siklus dan disetiap siklus ada 4 (empat) tahapan yang harus dilakukan oleh peneliti PTK tersebut, yaitu :

  1. Merencanakan; Mengidentifikasi masalah, mencari kajian pustaka dan empirik lapangan, dan membuat proposal PTK.
  2. Melakukan tindakan; Melakukan proses siklus (tahapan) dari setiap permasalahan yang didapat, aplikasi tindakan langsung ke kelas subjek.
  3. Mengamati; Dalam menganalisis data ini harus disesuaikan dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan, dan dilakukan pengumpulan data terlebih dahulu kemudian diamati dan disesuaikan dengan kelas subjek.
  4. Merefleksi; Melakukan proses pencarian kelemahan yang terdapat pada siklus yang bersangkutan dan kemudian dilakukan siklus yang lebih lanjut jika dimungkinkan masih adanya masalah yang didapat.

This slideshow requires JavaScript.

Posted in Kegiatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s