7 hari 6 malam (hari.2 – malam.2: Jakarta: Jilid 2)

wahana LAKNAT, kami menyebutnya hihihihihi. sebenarnya sich kagak ada itu wahana di Dufan. tapi itu yang kami dapatkan dan telah terjadi sama kami.

dikirain jam belajar  tuch DUFAN nggak rame (secara kami kesana jam sekolah aktif alias kagak libur) echhhh tapi ternyata dan terpana, rame juga euy didalamnya mana kalo nggak hari libur waktu main hanya 11.00 WIB – 18.00 WIB. hm ya dinikmati saja.😀

setelah sampai ancol, kami menuju ke DUFAN (sesuai dengan rencana kalo jakarta kami hanya main di DUFAN sepuasnya sampe tutup dan nggak ada antrian lagi), jadilah di tempat antrian beli tiket dengan sok kaya (beli pake kartu dapet kartu) dan bertanya “mbak ada promo untuk pemegang kartu BNI nggak” dijawab mbak itu “nggak ada, tetap 120.000 rupiah per orang”, ya nggak pa-pa dech sudah sampe juga di DUFAN lagian berkurang 30.000 rupiah dari perencanaan lumayan.

setelah kartu mendapatkan kartu, akhirnya kami berjalan masuk ke pintu masuk (ya iyalah khan baru dateng dan mau maen), jeprat-jepret ala model terlebih dahulu, baru antri ke pintu masuk…………… dan……………… masuklah kami di DUFAN dengan semangat 45 dan 65 dalam berjuang dan mencari wahana-wahana yang lumayan dulu, coz barusan isi perut, sudah diseting main yang standar-ekstrim-standar-ekstrim (menurut rencana), wahana pertama kami antri di BIANGLALA, alhamdulillah nggak pake lama antri kami main masih dengan semangatd yang tinggi coz ini permainan berkeliling seperti roda dari bawah sampe tempat tinggi. wahana kedua, antriannya euy panjang KORA-KORA, dengan perjuangan yang gigih dan NEKAT kami berencana duduk paling belakang, alhamdulillah kami pada posisi depan sebelum giliran tiba jadi bisa dapet posisi paling belakang dengan hanya kami berempat, ayo teriakan suara mu dengan sekencang-kencangnya. arghhhhhhhhhhh………. ALLAHU AKBAR.!!!. wah setelah puas dengan main KORA-KORA mau antri di bagian HYSTERIA, dilihat panjang bener antriannya, suangat panjang…. akhirnya kami hanya jeprat-jepret terlebih dahulu sebelum antri, kirain setelah jeprat-jepret antrian akan berkurang, tapi……………. ternyata tidakkkkkkkkkkk antrian semakiennnnnnnnnn panjangggggggggggggggggggggg (sesuai dengan dan penekanan pada huruf “g”), akhirnya kami ubah haluan menjadi wahana MASJID (alias shalat terlebih dahulu, pas kebetulan adzan), setelah shalat maunya antri lagi di HYSTERIA tapi teteuuuupppp panjang, jadi beralihlah kami ke wahana JOURNEY bla.bla.bla maksudnya petualangan di perut bumi yang kursinya goyang-goyang sesuai alur, antrinya panjang tapi nggak sepanjang sebelumnya, setelah main dan puas dengan goyang-goyang, grada-gruduk kursinya kami keluar, mau main ARUNG JERAM tapi si braim nggak mau, mungkin ada sodaraan dengan kucing kali ye si braim takut air (nggak coy sebenernya takut basah) ya sudah kami ke WAHANA dari runtutannya wahana ontang-anting, wahana pontang-pontang, dan wahana ombang-ombang secara berurutan dengan minim antrian (untuk para pembaca akoe sarankan jangan main wahana ini secara berurutan dengan posisi antri sedikit orang) karena bisa berakibat fatal seperti yang kami alami dan menjadi sebuah bencana yaitu WAHANA LAKNAT (huwek.huwek.huwek. 3x main di DUFAN baru kali ini akoe Keok) setelah bermain wahana-wahana tersebut secara berurutan, akan akoe jelaskan kenapa. 1. wahana ontang-anting adalah seperti ayunan yang diputer berkeliling dengan ketinggian skitar 3 meter dari tanah (mungkin) diputer secara cepat dan tanpa henti (kalo berhenti berarti selesai permainanny), pada wahana ini akan mengalami kepusingan yang masih tahap ringan. 2. wahana pontang-pontang ini duduk berdua-dua seperti mainan anak TK, (kebetulan akoe sama si yuzen dan sialnya yuzen duduk dipinggir tempat yang nggak enak banget akoe jamin coz tempat yang selalu akoe timpa haha, asli akoe dak bisa menahan badan coz maunya nempel terus dengan si yuzen aleas menimpa badannya, selamat merasakan yo yuzen) sambil teriak, geser dikit akoe dan akoe hanya bisa menjawab akoe dak biso yuzen, pun itu berlaku dengan si tds dan si braim, yang walhasil badan tds nempelllllll terus ke badan braim), alasannya adalah walaupun ini mainan anak TK wahana ini juga berputar dengan kecepatan lebih dari ontang-anting sangat cepat, badan kita bergerak dan bergeser sesuai dengan putaran untung ini berputarnya maju walaupun dengan kecepatan yang sangat.sangat.sangat cepat sampai-sampai topi su yuzen lepas dari singgasananya alias kepala yuzen masih aman-aman saja. walaupun kami mendapatkan tambahan kepala puyeng. setelah selesai dengan semangat si braim dan tds berlari di antrian wahana yang ke 3. wahana ombang-ombang dengan akoe yang sok cool ay hanya mainan cak ini santai sajolah (padahal kepala muyeng-muyeng) dan si yuzen awalnya tidak mau tapi tetep saja kami berempat main, akoe dengan si tds dan yuzen dengan si braim, ini permainan sangat gaswat kalo dimainin setelah wahana dari 2 cerita wahana sebelumnya. setelah puyeng dengan kedua wahana sbelumnya, ini wahana paling danger karena proses permainannya adalah, perjalanan wahana ini muter tapi kebelakang (silahkan bayangin, karena akoe selama permainan wahana ini mejem dari awal sampai akhir menahan kepuyengan yang lebih berlanjut, dengan teriakan si braim “tarik napas dalam-dalam dan buang dari mulut” akoe ikutin. akhirnya akoe dan yuzen selamat sampai di akhir permainan, pada saat turun akhirnya sampai lah pada wahana LAKNAT, kami menyebutnya hihihihihi. sebenarnya sich kagak ada itu wahana di Dufan. tapi itu yang kami dapatkan dan telah terjadi sama kami setelah huwek.huwek. karena yuzen barengan dengan si braim jadilah yuzen yang menjadi pusat perhatian, dan si braim tidak mengetahui akoe yang 3x huwek.huwek pada saat turun. si yuzen menjadi pusat rekaman dimana handy di tangan braim, akhirnya dengan inisiatif tds membeli teh kotak, tapi ini parahnya untuk akoe, akoe yang aman saja pada wahana laknat, setelah teh kotak itu masuk dan akoe yakin belum sampai ke perut akhirnya tuch air teh keluar lagi pastinya dari mulut dan dapet lah si braim momen terindah akoe dalam pengeluaran isinya😀, selamat yo braim anda berhak menjadi kameramen dengan tindakan konyol kami-kami, sebenernya si tds dan braim itu juga nggak tahan dapi di tahan-tahanin. setelah istriahat panjang karena wahana laknat tsb kami akhirnya ke wahana masjid lagi,, dan akhirnya kami cukup menambah energi dengan tidur menghilangkan sisa-sisa penjajahan. terus setelah istriahat panjang kami akhirnya……………… melanjutkan perjalanan wahana kami dan tujuan kami adalah tinggal HYSTERIA, TORNADO, HALILINTAR, NIAGARA, kepalang keok dan sudah terdampar di DUFAN ya pkoknya main. dan selanjutnya kami antri di HYSTERIA masih tetap panjang tapi nggak terlalu lagi, akhirnya kami main dan dapat tempat yang bagus ini wahana hanya shcok terapi di awal nggak sampai 3 menit kox dan aman-aman saja, akoe sarankan jika mempunyai penyakit jantung nggak usah main ini. kemudian ke wahana TORNADO, wuihhhh panjang bener antriannya tapi lumayanlah untuk istriahat sambil antri, lagi-lagi kami antri mendapatkan bagian yang paling depan untuk bermain dari wahana ke wahana jadi bisa memliih tempat yang posisi enak dan langsung berempat. setelah di puter-puter kata si yuzen wahana KAMBING GULING (untuk wahana ini akoe sarankan bagi yang berjilbab untuk tidak memakai jilbab langsung yang pendek atau jilbab yang kendor, kalaupun memakai jilbab langsung pendek pastikan jilbab yang dipakai sudah dalam keadaan kencang karena bisa mengakibatkan jilbab anda terlepas karena beberapa kali putaran dan itu terbukti di bawah permainan wahana TORNADO ada jilbab, dan pada saat akoe antri ada juga jilbab yang melayang dari si pemakai gara-garai permainan ini), dan saat permainan teriaklah sekencang-kencangnya karena  akan wahana HYSTERIA dan TORNADO, akhirnya kami lewati wahana halilintar dikarenakan waktu jadi kami menuju wahana NIAGARA, mandi sore…… teteuppppppp panjang euy antrian, jadi bingung kapan yo DUFAN sepi jadi bisa puas main segala wahana😀.dan pada saat meluncur, meluncur juga kepala akoe ke hidung tds, akoe rasakan kesakitan pada kepala akoe dan bisa akoe pastikan hidung si tds juga mengalami kesaikitan yang luar biasa,😛 syukurin. hihihihi peaceee.😀

setiap perjalanan kami tidak lupa jeprat-jepret di setiap wahana dan segala tempat di DUFAN. dan setelah puas bermain akhirnya kami pulang dengan tidak tega, karena jam 18.30 WIB semua wahana sudah tutup antriannya, dan pada saat kami keluar kurang jam 19.00 WIB semua wahana sudah gelap gulita dan hanya kami bersama beberapa orang yang masih di DUFAN, akhirnya kami pulang dengan naik busway dan naik bajaj, sebelum sampai penginapan beli makan malam untuk makan di penginapan. setelah puas dan tidak banyak cerita han-hini dan apapun setelah makan, mandi dan semua bersih akhirnya kami istirahat dan bermalam hari kedua di Jakarta. kami tidur dengan pulasnya dengan berbagai gaya dan ngigau, tapi tetep saja si yuzen kumat dak bisa tidur. selamat menikmati dengkuran kami yo yuzen dan igauan kami. hehehehehe.

Posted in Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s